Selasa, 12 Juli 2022

Uji Bahan Makanan


Menu Makanan
Menu Makanan

A. Pengantar

Tahukah kamu kandungan nutrisi dalam menu makanan sehari-hari? Kandungan nutrisi dalam bahan makanan dapat diketahui dengan menggunakan indikator uji makanan atau reagen. Tabel 4.7 menunjukkan jenis reagen untuk mengetahui nutrisi dalam bahan makanan. Lakukan aktivitas berikut ini agar kamu mengetahui kandungan nutrisi pada makananmu.

Berbagai Jenis Reagen untuk Mengetahui Nutrisi dalam Bahan Makanan


B. Apa yang kamu perlukan?

1. Tabung reaksi  (satu tabung per sampel uji)

2.  Penjepit tabung reaksi

3.  Rak  tabung reaksi

4.  Termometer

5.  Mortar dan alu (pestle)

6.  Pipet tetes

7. Gelas kimia

8.  Kertas label

9.  Air panas

10.  Kaki Tiga

11.  Pembakar spiritus

12.  Larutan bahan makanan yang akan diuji (beberapa bahan makanan yang diduga mengandung pati, gula, dan protein).


C. Bagaimana Cara Uji Bahan Makanan

I. Uji Bahan Makanan yang Mengandung Amilum

Reagen kalium iodida (KI) atau lugol digunakan untuk menguji bahan makanan yang mengandung amilum. Reagen ini berwarna oranye. Setelah sampel yang diuji ditetesi reagen KI, akan terjadi perubahan warna. Apabila sampel berubah warna menjadi biru tua berarti bahan makanan tersebut mengandung amilum.

Apa yang harus kamu lakukan?

1. Sediakan 10 g bahan makanan yang akan diuji (nasi, ubi, telur, putih telur, susu, atau bahan makanan lain yang mudah ditemukan).

2.  Hancurkan bahan makanan yang akan diuji dengan mortar dan pistil.

3.  Tambahkan sedikit air untuk memudahkan penghancuran.

4.  Masukkan masing-masing 2 mL ekstrak makanan ke dalam tabung reaksi.

5.  Masukkan juga pada masing-masing tabung reaksi susu, putih telur, atau bahan makanan lain yang akan diuji. 

6. Beri label masing-masing tabung reaksi sesuai dengan nama sampel larutan uji.

7.  Tetesilah bahan makanan tersebut dengan reagen KI. Catat warna dasar dari bahan makanan dan warna dasar reagen KI.

8. Perhatikan perubahan warna yang terjadi!


II. Uji Bahan Makanan yang Mengandung Gula

Reagen Benedict digunakan untuk menguji  bahan makanan yang mengandung gula.  Reagen ini berwarna biru jernih.  Setelah sampel yang diuji ditetesi reagen Benedict, akan terjadi perubahan warna. Apabila sampel berubah warna menjadi biru kehijauan atau kuning atau merah bata berarti bahan makanan tersebut mengandung gula. Bergantung pada kadar gula dalam sampel.

Apa yang harus kamu lakukan?

1.  Lakukan langkah 1-6 seperti kegiatan uji kandungan karbohidrat.

2.  Tambahkan 10 tetes larutan Benedict ke dalam masing-masing tabung reaksi.

3.  Catat warna dasar bahan makanan dan warna reagen Benedict.

4.  Panaskan tabung reaksi dalam gelas kimia yang berisi air bersuhu 40-50°C selama lima menit. Perhatikan, jangan arahkan mulut tabung reaksi pada temanmu, dan gunakan penjepit tabung reaksi saat memindahkan tabung reaksi. Pastikan pula kamu meminta gurumu melihat rangkaian percobaanmu sebelum kamu menyalakan apinya.

5.  Perhatikan perubahan warna yang terjadi!


III. Uji  Bahan Makanan yang Mengandung  Protein

Reagen Biuret digunakan untuk mengetahui adanya kandungan protein pada bahan makanan. Reagen Biuret adalah larutan berwarna  biru yang ketika bereaksi dengan protein  akan berubah warna menjadi merah muda sampai ungu.

Apa yang harus kamu lakukan?

1.  Lakukan langkah 1-6 seperti kegiatan uji kandungan karbohidrat.

2.  Catat warna dasar bahan makanan dan warna reagen Biuret.

3.  Dengan menggunakan pipet, secara hati-hati tambahkan 3 tetes reagen Biuret untuk masing-masing tabung. Kocok  perlahan-lahan untuk mencampur.

4.  Jangan terlalu kuat dalam mengocok untuk mencegah campuran tumpah ke luar tabung, usahakan campuran bahan uji dan Biuret jangan sampai terkena tangan secara langsung.


D. Hasil Pengamatan

Hasil Identifikasi Nutrisi Makanan

E. Apa yang perlu kamu diskusikan?

1. Apakah indikator positif makanan yang kamu uji mengandung amilum, mengandung gula, dan mengandung protein? Jelaskan!

Jawab:

a. Makanan yang mengandung karbohidrat adalah ubi dan nasi. Bukti bahwa ubi dan nasi mengandung karbohidrat adalah ketika ditetesi lugol terjadi perubahan biru kehitaman dan ungu.

b. Makanan yang mengandung gula adalah ubi, telur, tahu dan nasi, buktinya terjadi perubahan warna setelah diberi larutan Benedict dan dipanaskan menjadi biru kehijauan, atau endapan merah bata.

c. Makanan yang mengandung protein adalah susu, tahu, ubi, dan telur, buktinya ketika diberi larutan Biuret terjadi perubahan warna menjadi ungu 

2. Berdasarkan hasil percobaanmu, zat-zat apa sajakah yang terkandung dalam setiap makanan yang kamu uji? Apakah mengandung amilum, gula, atau protein?

Jawab:

a. Susu mengandung protein

b. Tahu mengandung protein, dan gula

c. Ubi  mengandung protein, gula, dan karbohidrat

d. Putih telur  mengandung protein, dan gula

e. Nasi  mengandung protein, gula, dan karbohidrat

3. Apakah ada pada satu jenis makanan yang kamu uji mengandung amilum, gula, dan protein sekaligus? Mengapa hal ini dapat terjadi?

Jawab: Ada, yaitu ubi dan nasi mengandung protein, gula, dan karbohidrat. Hal ini terjadi karena Tanaman Ubi dan Tanaman Padi mampu membentuk senyawa protein, gula, dan karbohidrat.

4. Berdasarkan percobaan dan diskusi yang telah kamu lakukan, apa yang dapat kamu simpulkan?

Kesimpulan: (a) Makanan yang mengandung karbohidrat adalah ubi dan nasi. Bukti bahwa ubi dan nasi mengandung karbohidrat adalah ketika ditetesi lugol terjadi perubahan biru kehitaman dan ungu. (b) Makanan yang mengandung gula adalah ubi, telur, tahu dan nasi, buktinya terjadi perubahan warna setelah diberi larutan Benedict dan dipanaskan menjadi biru kehijauan, atau endapan merah bata. (c) Makanan yang mengandung protein adalah susu, tahu, ubi, dan telur, buktinya ketika diberi larutan Biuret terjadi perubahan warna menjadi ungu.

 

Referensi:

Buku Guru dan Buku Siswa. Ilmu Pengetahuan Alam. SMP/MTs Kelas VIII Semester 1. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Edisi Revisi Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, 2017

Gambar Menu Makanan dari rossaayu630.blogspot.com  

Baca juga:

Sistem Pencernaan Manusia

01

 Sistem Pencernaan Manusia

02

 Nutrisi

03

 Mengidentifikasi Bahan Makanan pada Produk Kemasan

04

 Kebutuhan Energi

05

 Kalorimeter

06

 Jenis Nutrisi

07

 Mengidentifikasi Bahan Makanan yang Mengandung Lemak

08

Menguji Kandungan Lemak pada Camilan

09

 Uji Bahan Makanan

10

 Uji Kandungan Vitamin C pada Buah

11

 Diet Cokelat

12

 Organ Pencernaan Utama Manusia

13

 Model Penyerapan di Usus Halus

14

 Tekanan dalam Saluran Pencernaan

15

 Organ Pencernaan Tambahan pada Manusia

16

 Percobaan Pencernaan Kimiawi di Rongga Mulut

17

 Organ Pencernaan Enzim yang dihasilkan dan Fungsinya

18

 Gangguan Sistem Pencernaan

19

 Penyakit Mag

Tidak ada komentar: