Rabu, 04 Januari 2023

Sejarah dan Cara Membuat Kamera Obscura

 

Tugas

Carilah informasi sejarah dan cara membuat kamera Obscura secara sederhana. Gunakan bahan-bahan yang dapat diperoleh dengan mudah. Kamu juga dapat menggunakan berbagai media layar untuk mendapatkan pantulan gambar yang diinginkan. Misalkan tembok kamar kamu, atau layar dari kain. 

Tuliskan semua tahapan dalam membuat kamera obscura dengan hasil gambar pantulan yang baik pada selembar kertas! Tuliskan temuan yang kamu dapatkan atau kendala yang kamu hadapi saat membuatnya, dan solusi yang kamu berikan! Selamat mencoba dan berkreasi!

 

Informasi Sejarah dan Cara Membuat Kamera Obscura

I. Sejarah Kamera Obscura

Kamera obscura dari bahasa Latin, berarti "ruang gelap": kamera "kamar atau ruangan (berkubah)," dan obscura ("gelap"), juga merujuk pada gambar lubang jarum, adalah fenomena optik alami yang terjadi ketika suatu gambar yang ada di sisi lain dari layar atau dinding diproyeksikan melalui sebuah lubang kecil dari layar atau dinding itu, hasilnya menjadi suatu gambar yang terbalik (kiri ke kanan dan terbalik atas bawah) pada permukaan yang ada di seberang layar atau dinding itu. Keadaan di sekitar gambar yang diproyeksikan harus relatif gelap agar gambar terlihat dengan jelas, sehingga banyak eksperimen kamera obscura yang bersejarah dilakukan di kamar yang gelap.

Ilustrasi Prinsip Kerja Kamera Obscura
Ilustrasi Prinsip Kerja Kamera Obscura

Kamera obscura terdiri dari kotak, tenda atau ruangan dengan lubang kecil di salah satu sisinya. Cahaya dari luar akan melewati lubang dan mengenai permukaan di dalamnya, di mana gambar dihasilkan secara terbalik atas-bawah (inverted) dan kiri-kanan (reversed), tetapi dengan warna dan perspektif seperti aslinya.

Untuk menghasilkan gambar proyeksi yang cukup jelas, bukaan biasanya lebih kecil dari 1/100 jarak ke layar. Semakin kecil lubang jarum yang dibuat memungkinkan gambar yang dihasilkan lebih tajam, namun kurang terang. Tetapi lubang jarum yang terlalu kecil, ketajamannya menjadi buruk, karena faktor difraksi. Ketajaman optimal dicapai dengan diameter bukaan kira-kira sama dengan rata-rata geometrik panjang gelombang cahaya dan jarak ke layar.

Dalam praktiknya, kamera obscura menggunakan lensa daripada lubang jarum karena memungkinkan bukaan yang lebih besar sehingga memberikan kecerahan yang dapat digunakan sambil mempertahankan fokus. Jika gambar tertangkap di layar tembus pandang, maka bisa dilihat dari belakang sehingga tidak lagi terbalik kiri-kanan tetapi tetap terbalik atas-bawah. Dengan menggunakan cermin, dimungkinkan untuk memproyeksi gambar yang nyata. Proyeksi juga dapat ditampilkan pada permukaan horizontal seperti meja. Versi atas tenda abad ke-18 menggunakan cermin di dalam semacam periskop di bagian atas tenda.

Kamera obscura tipe kotak biasanya menggunakan cermin miring yang memproyeksikan gambar tegak ke atas kertas yang diletakkan di atas kacanya. Meskipun gambar dilihat dari belakang, namun dibalikkan (kiri-kanan) oleh cermin.

 

II. Cara Membuat Kamera Obscura

A. Pengantar

Apakah kamu pernah mengambil gambar teman atau orang-orang terdekatmu dengan menggunakan kamera? Pernahkah kamu berpikir tentang bagaimana proses pembentukan bayangan pada kamera? Untuk memahaminya, lakukan kegiatan berikut!


B. Apa yang kamu perlukan?

1. kaleng bekas susu bubuk 1 buah

2. Kertas minyak putih atau kertas kalkir atau kertas polos yang tipis

3. Kertas karton hitam

4. Karet gelang

5. Paku kecil

6. Palu

7. Gunting

8. Lilin/lampu

 

C. Apa yang harus kamu lakukan?

1. Buat lubang kecil dengan paku di tengah-tengah dasar kaleng!

2. Tutup bagian kaleng yang terbuka dengan kertas minyak atau kertas kalkir! Kemudian, ikat dengan karet gelang hingga kuat!

3.  Tutup bagian ini dengan karton hitam sehingga kertas minyak berada di dalam gulungan kertas hitam dan terlindung dari cahaya!

4. Nyalakan lilin, kemudian letakkan di muka lubang pada kaleng!

5. Lihat kertas minyak melalui lubang kertas hitam. Apa yang kamu lihat?

6. Geser-geser kameramu sehingga bayangan lilin pada kertas minyak terlihat jelas!

7. Bagaimana sifat bayangan yang terbentuk?

8. Bandingkan dengan Gambar di bawah ini!

 

Kamera Obscura sederhana dengan bahan-bahan berupa kotak kayu, lilin, dan sebuah lubang

Referensi

Buku Guru dan Buku Siswa Ilmu Pengetahuan Alam, untuk SMP/MTs Kelas VIII Semester 2, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, 2017.

Ilmu Pengetahuan Alam SMP Kelas VIII. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia, 2021. Penulis: Okky Fajar Tri Maryana, Dkk. ISBN: 978-602-244-383-4

Baca juga:

Bab 4 Getaran, Gelombang, dan Cahaya

01

Benda Bergetar

02

Ayo Ayunkan Bandul

03

Uji Getaran

04

Bagaimana Terbentuknya Gelombang?

05

Jenis Gelombang

06

Sinar Rontgen

07

Simulasi Percobaan Gelombang Tali 

08

Ayo Tiup Pluitnya

09

Bunyi Bagi Mahkluk Hidup

10

Hewan Ecolocation

11

Uji Gelombang

12

Penerapan Getaran dan Gelombang dalam Teknologi

13

Cahaya dan Sifat-sifatnya

14

Ayo intip bintangnya

15

Ayo lakukan Sulap Mematahkan sendok

16

Cermin

17

Cermin Cekung dan Sifatnya

18

Cermin Cembung dan Sifatnya

19

Lensa dan Sifatnya

20

Indera Penglihatan

21

Gangguan Penglihatan

22

Alat-alat Optik

23

Teleskop Luar Angkasa James Webb

24

Uji Cahaya dan Alat Optik

25

Sejarah dan Cara Pembuatan Kamera Obscura

Tidak ada komentar: