Kamis, 22 September 2022

Meteor, Meteorit, dan Meteoroid

 

Penampakan Meteor
Penampakan Meteor

Istilah Meteor, Meteorit, dan Meteoroid, sekilas tampak sama, tetapi ketiganya dibuat untuk menandai benda langit yang berbeda. Meteoroid adalah benda langit yang ukurannya sangat bervariasi. Sebut saja mereka adalah batu luar angkasa. Saat meteoroid itu memasuki atmosfer Bumi, ia akan terbakar dan jatuh ke permukaan Bumi, lalu berubah nama menjadi meteor. Setelah berhasil melalui atmosfer Bumi, terbakar, dan menyentuh tanah, inilah yang kita sebut Meteorit. Gambar berikut akan memudahkan kalian memahami perbedaan istilah ini.

Perbedaan Meteor, Meteorit dan Meteorid
Perbedaan Meteor, Meteorit dan Meteorid

Meteoroid adalah batuan-batuan kecil yang sangat banyak dan melayang-layang di angkasa luar. Batuan-batuan ini banyak mengandung unsur besi dan nikel. Batuan-batuan ini masuk ke atmosfer bumi karena pengaruh gravitasi bumi.

Bila ada meteoroid di angkasa luar yang tertarik gravitasi bumi, akan bergesekan dengan atmosfer bumi, menghasilkan panas yang membakar habis batuan-batuan itu sebelum sempat mencapai permukaan bumi. Batuan-batuan atau benda langit yang bergesekan dengan atmosfer bumi dan habis terbakar sebelum sampai di permukaan bumi disebut meteor. Timbullah nyala terang terlihat seolah-olah seperti bintang beralih (berpindah), itu yang disebut meteor. Tetapi istilah ini tidaklah tepat, karena meteor tidak termasuk golongan bintang.

Adapun batuan-batuan yang tidak habis terbakar dan sampai di permukaan bumi disebut meteorit. Ada sebuah meteorit yang jatuh di Arizona USA dengan ukuran yang sangat besar hingga membentuk sebuah kawah. Kawah tersebut dinamakan Kawah Barringer. Contoh meteorit dapat dilihat di Museum Geologi, Bandung.

Gambar (a) Meteor (b) meteorid (c) kawah meteorit dekat Winslow  Arizona
Gambar (a) Meteor (b) meteorid (c) kawah meteorit dekat Winslow  Arizona

Referensi

Ilmu Pengetahuan Alam SMP Kelas VII. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia, 2021. Penulis: Victoriani Inabuy, Dkk. ISBN: 978-602-244-384-1 (Jilid-1)

Mari belajar ilmu alam sekitar 3: panduan belajar IPA terpadu / untuk kelas IX SMP/MTs/ Sukis Wariyono, Yani Muharomah ; editor Indratno. —  Jakarta : Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional, 2008.

Pembelajaran ilmu pengetahuan alam: terpadu dan kontekstual IX : untuk SMP/MTs/Dewi Ganawati, Sudarmana, Wiwik Radyuni; editor Linda Perwirawati, Ririn Safitri — Jakarta: Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional, 2008.

Gambar Penampakan Meteor dari wallhere.com

Baca juga:

Bumi dan Tata Surya

01

Sistem Tata Surya (Solar System)

02

Delapan Planet dalam Tata Surya

03

Planet Terestrial

04

Planet Raksasa Gas

05

Satelit

06

Planet Kerdil

07

Asteroid

08

Meteor, Meteorit, dan Meteoroid

09

Komet

10

Rotasi Bumi dan Akibatnya

11

Pergerakan Revolusi Bumi dan Akibatnya

12

Bulan Sebagai Satelit Bumi

13

Pengaruh Gerak Bulan terhadap Kehidupan Manusia

14

Satelit Bumi Selain Bulan

15

Mengenal Matahari Lebih Dekat

16

Peran Matahari dalam Kehidupan Manusia

17

Model Tata Surya

18

Lompatan di Tata Surya

19

Uji Sistem Tata Surya

20

Mengamati Perubahan Waktu Siang dan Malam

21

Kehidupan di Daerah Kutub

22

Pengamatan Fase Bulan

23

Tradisi Masyarakat Tegal Memanfaatkan Gerak Bulan

24

Uji Bumi dan Satelitnya

25

Bintang Tetangga Matahari

26

Uji Mengenal Matahari

Tidak ada komentar: