Selasa, 29 November 2011

Beruang


1) Ciri-ciri Beruang
Beruang Grizzly
Beruang memiliki ekor kecilindra penciuman dan pendengaran yang ulung, lima kuku per telapak tangan yang tak dapat ditarik masuk, serta bulu yang panjang, lebat dan kasar. Mereka memiliki cakar yang lebar, moncong yang panjang, dan telinga bundar. Giginya digunakan untuk bertahan dan alat makan. Kuku-kukunya digunakan untuk menyobek, menggali, dan menangkap. Penglihatan beruang hampir sama dengan pengelihatan manusia. Beruang hitam dan sejenisnya, tidak buta warna, yang memungkinkan mereka membedakan warna.
Tergantung pada spesiesnya, beruang dapat memiliki 32 hingga 42 gigi. Gigi beruang tidak dikhususkan untuk membunuh mangsa mereka. Gigi taring beruang relatif kecil dan umumnya digunakan untuk pertahanan diri atau alat merobek daging. Gigi geraham beruang lebar, datar dan digunakan untuk memotong dan menggiling tumbuhan menjadi potongan lebih kecil yang dapat dicerna.
Beruang Kutub
Beruang memiliki empat cakar. Setiap cakar dilengkapi lima kuku yang tajam dan panjang. Kuku tersebut dapat digunakan untuk memanjat pohon, menyobek sarang rayap dan sarang lebah, menggali akar, atau menangkap mangsa, tergantung pada spesiesnya. jangan meremehkan beruang, dapat berlari mencapai kecepatan 50 km/jam. Beruang juga dapat bergerak dengan fleksibel dan lincah.
Bulu beruang panjang dan kasar. Warna bulu bervariasi tergantung pada spesiesnya. Ada yang berwarna putih, blonde atau krem, hitam dan putih, sampai hitam semua atau coklat semua. Warna bulu beruang juga bervariasi walaupun mereka satu spesies. Sebagai contoh, Beruang Amerika hitam mungkin saja berbulu hitam, coklat, coklat kemerahan, atau hitam kebiruan. Beberapa spesies, sepertisun bear dan spectacled bear memiliki dada yang berwarna cerah dengan facial markings.

2) Variasi Beruang
Beruang Madu
Pada semua spesies beruang, jantan lebih besar daripada betina. Perbedaan antar jenis kelamin ini, semakin besar pada spesies yang lebih besar. Beruang kutub jantan berbobot dua kali lebih besar daripada betinanya, sedangkan jantan spesies beruang yang lebih kecil berbobot hampir sama dengan betinanya. Beruang dapat hidup sekitar 25 tahun hingga 40 tahun. Beruang yang hidup di hutan, lebih cepat mati daripada mereka yang hidup di kebun binatang. Ada banyak macam beruang yang berbeda seperti beruang kutubberuang coklatberuang hitampanda.

3) Habitat Beruang
Beruang hidup di habitat yang bervariasi, dari lingkungan tropik hingga Artik, dari hutan ke lingkungan bersalju. Umumnya mereka omnivora, walaupun beberapa memiliki makanan yang khusus, seperti beruang kutub. Mereka memakan lumur, akar, kacang dan beri. Mereka juga kadang-kadang pergi ke sungai untuk menangkap ikan. Beruang umumnya pergi jauh untuk mencari makanan. Waktu berburu biasanya ketika senja atau pagi buta kecuali ketika manusia ada di sekitar. Kebanyakan beruang biasa berhibernasi atau tidur tanpa bangun selama musim dingin.

4) Klasifikasi Beruang 
Kerajaan: Animalia, Filum: Chordata, Kelas: Mammalia, Ordo: Carnivora, Famili: Ursidae

Penyusun: Rizki Ramadhan. SMP Negeri 1 Adiwerna. 2011.
Gambar : www.google.com


Artikel Hewan Langka
No
HEWAN LANGKA
Penulis
01
Semiyanto
02
Semiyanto
03
Semiyanto
04
Semiyanto
05
Semiyanto
06
Semiyanto
07
Tubagus
08
Rizki Ramadhan

Minggu, 27 November 2011

Kunci Determinasi


A. Manfaat Kunci Determinasi
Digunakan untuk menentukan makhluk hidup ke dalam kelompok-kelompok berdasarkan kesamaan ciri. Salah satu langkah yang dapat ditempuh untuk menentukan kelompoknya adalah dengan menyusun ciri yang berlawanan. Pada setiap langkah terdapat dua pilihan, dua ciri yang saling berlawanan, yang harus dipilih untuk menentukan urutan identifikasi berikutnya. Perangkat kunci determinasi seperti ini disebut kunci dikotomi.

B. Contoh Kunci determinasi
1
A
Memiliki sirip, bernapas dengan insang selamanya  ….
kelas   Pisces
B
Tidak memiliki sirip atau bernapas dengan insang saat kecil   .................
ke nomor 2
2
A
Kulit halus dan lembap ........................
kelas    Amfibia
B
Kulit ditutupi sisik, rambut, atau bulu .............
ke nomor 3
3
A
Kulit ditutupi oleh sisik .........................
kelas    Reptilia
B
Kulit ditutupi bulu atau rambut .................
ke nomor 4
4
A
Kulit ditutupi bulu dan memiliki sisik ….............
kelas    Aves
B
Kulit berambut dan terdapat kelenjar susu ........
kelas    Mamalia

C. Penggunaan Kunci determinasi
1
Ikan
Urutan Kunci Determinasi


1.A => kelas Pisces
2
kadal



1.B => 2.B => 3.A  => kelas Reptil





Penyusun: Meri Indah Setia Ningrum. SMP Negeri 1 Adiwerna. 2011
Sumber   : Buku BSE SMP 7 IPA Wasis, Sugeng Yuli Irianto

Minggu, 06 November 2011

Gajah Sumatra

Gajah Sumatera mandi di sungai 
Gajah Sumatera (Elephas maximus sumatranus) hidup di daerah hutan tropis Riau,  di sini banyak satwa-satwa hidup termasuk juga si belalai panjang dengan daya jelajah sejauh 20 km per hari untuk mencari makan berupa 150 kg daun-daunan dan 180 liter air perhari. Mamalia besar ini memerlukan habitat berupa hutan yang sangat luas untuk hidupnya.
Gajah Sumatera adalah subspesies dari gajah Asia yang hanya berhabitat di pulau Sumatera. Gajah Sumatera berpostur lebih kecil daripada subspesies gajah India. Populasinya semakin menurun dan menjadi spesies yang sangat terancam. Sekitar 2000 – 2700 ekor gajah Sumatera yang tersisa di alam liar berdasarkan survei tahun 2000. Sebanyak 65% populasi gajah Sumatera lenyap akibat dibunuh manusia dan 30% kemungkinan diracuni manusia. Sekitar 83% habitat gajah Sumatera telah menjadi wilayah perkebunan akibat perambahan yang agresif untuk perkebunan.
Gajah sumatra adalah mamalia terbesar di Indonesia, beratnya mencapai 6 ton dan tumbuh setinggi 3,5 m pada bahu. Periode kehamilan untuk bayi gajah adalah 22 bulan dengan umur rata-rata sampai 70 tahun. Herbivora raksasa ini sangat cerdas dan memiliki otak yang lebih besar dibandingkan dengan mamalia darat lain. Telinga yang cukup besar membantu gajah mendengar dengan baik dan membantu mengurangi panas tubuh seperti darah panas menjadi dingin ketika mengalir di bawah permukaan telinga. Belalainya digunakan untuk mendapatkan makanan dan air, dan memiliki tambahan dapat memegang dan menggenggam di ujungnya yang digunakan seperti jari untuk meraup. 


Penyusun: Tubagus. SMP Negeri 1 Adiwerna. 2011.
Gambar : www.google.com


Artikel Hewan Langka
No
HEWAN LANGKA
Penulis
01
Semiyanto
02
Semiyanto
03
Semiyanto
04
Semiyanto
05
Semiyanto
06
Semiyanto
07
Tubagus
08
Rizki Ramadhan