Sabtu, 06 Februari 2021

Mengenal dan Menggunakan Mikroskop

  

Pada Gambar di bawah ini, gambar (a) kamu dapat mempelajari  mikroskop cahaya beserta bagian-bagian dan fungsinya. Selain itu, pada gambar (b) kamu juga akan mengenal mikroskop elektron yang biasa digunakan untuk melihat mikroorganisme yang tidak dapat dilihat dengan mikroskop cahaya.

Mikroskop cahaya dan bagian-bagiannya (a) dan mikroskop elektron (b)
Mikroskop cahaya dan bagian-bagiannya (a) dan mikroskop elektron (b)

Bagian-bagian Mikroskop dan fungsinya

fungsi mikroskop 1
fungsi mikroskop 2
fungsi mikroskop 3
 

Langkah-langkah menggunakan mikroskop adalah sebagai berikut.

Cara menggunakan mikroskop
Cara menggunakan mikroskop


1) Ambillah mikroskop dari kotak penyimpanannya. Tangan kanan memegang bagian lengan mikroskop dan tangan kiri memegang alas mikroskop. Kemudian, mikroskop diletakkan di tempat yang datar, kering, dan memiliki cahaya yang cukup.

2) Putar revolver, sehingga lensa objektif dengan perbesaran lemah berada pada posisi satu poros dengan lensa okuler yang ditandai bunyi ”klik” pada revolver.

3) Pasang lensa okuler dengan lensa yang memiliki ukuran perbesaran sedang. Cahaya tampak terang berbentuk bulat (lapang pandang), seperti yang terlihat pada gambar. Hal tersebut dapat diperoleh dengan cara berikut.

a)  Atur diafragma untuk mendapatkan cahaya yang terang.

b) Atur cermin untuk mendapatkan cahaya yang akan dipantulkan ke diafragma sesuai kondisi ruangan. Pengaturan dilakukan dengan cara melihat melalui lensa okuler (apakah lapang pandang sudah terang/ jelas?). Ingat bahwa: beberapa mikroskop telah dilengkapi lampu, sehingga tidak perlu mencari cahaya, cukup mengatur posisi diafragma yang sesuai dengan kebutuhan cahaya terang dan  lurus dengan lensa okuler dan objektif.

4) Siapkan  preparat  yang  akan  diamati,  kemudian  letakkan  di  meja.  Aturlah  agar bagian yang akan diamati tepat di tengah lubang meja preparat. Kemudian, jepitlah preparat itu dengan penjepit objek.

5) Aturlah fokus untuk memperjelas gambar objek dengan cara berikut.

a) Putar pemutar kasar (makrometer) secara perlahan sambil dilihat dari lensa okuler. Pemutaran dengan makrometer dilakukan sampai lensa objektif berada pada posisi terdekat dengan meja preparat. Ingat: Jangan memutar makrometer secara paksa karena akan menekan preparat dan menyebabkan peparat rusak/pecah/patah.

b) Lanjutkan dengan memutar pemutar halus (mikrometer), untuk memperjelas bayangan objek.

c) Jika letak preparat belum tepat, kaca objek dapat digeser dengan lengan yang berhubungan dengan penjepit. Jika tidak tersedia, preparat dapat digeser secara langsung.

6) Setelah preparat terlihat, untuk memperoleh perbesaran kuat gantilah lensa objektif dengan ukuran dari 10 x, 40 x, atau 100 x dengan cara memutar revolver hingga bunyi klik. Usahakan agar posisi preparat tidak bergeser. Jika hal ini terjadi, kamu harus mengulangi dari awal.

7) Setelah selesai menggunakan mikroskop, bersihkan mikroskop dan simpan pada tempat penyimpanan.


Setelah mempelajari mikroskop, mari kita lanjutkan kegiatan berikut. Banyak makhluk hidup yang bersifat mikroskopis yang hanya dapat dilihat dengan menggunakan mikroskop. Makhluk hidup mikroskopis banyak yang masuk kelompok Monera, Protista, dan Fungi. 

Klasifikasi  terhadap  makhluk  hidup  diperlukan  sehingga  memudahkan  kita untuk mempelajari jenis-jenis makhluk hidup. Berdasarkan klasifikasi lima kingdom, makhluk hidup dibagi ke dalam kelompok Monera, Protista, Fungi (Jamur), Plantae (Tumbuhan),   Animalia (hewan). 


Referensi: Ilmu Pengetahuan Alam. SMP/MTs Kelas VII Semester 1. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Edisi Revisi Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, 2017.

Baca juga:

Klasifikasi Makhluk Hidup

01

Ciri-ciri Benda dan Makhluk Hidup di Lingkungan Sekitar

02

Teori Asal-usul Mahluk Hidup

03

Duluan Mana, Telur atau Ayam ?

04

Ciri-ciri Makhluk Hidup

05

Pertumbuhan dan Perkembangan Organisme

06

Pertumbuhan dan Perkembangan Manusia

07

Pengklasifikasian Makhluk Hidup

08

Ragam, Tujuan, Manfaat, Dasar, dan Tingkatan Klasifikasi

09

Klasifikasi, Dikotom, dan Kunci Determinasi

10

Kunci Determinasi

11

Tata Cara Penamaan dan Identifikasi Organisme

12

Aturan Pemberian Nama Organisme

13

Klasifikasi Lima Kingdom

14

Mengenal dan Menggunakan Mikroskop

15

Kelompok Makhluk Hidup yang Berukuran Kecil (Mikroskopis)

16

Kingdom Monera

17

Kingdom Protista

18

Kingdom Fungi

19

Kingdom Plantae

20

Tumbuhan Lumut dan Tumbuhan Paku

21

Tumbuhan Berbiji (Spermatophyta)

22

Kingdom Animalia

23

Kelompok Hewan Tidak Bertulang Belakang (Avertebrata)

24

Kelompok Hewan Bertulang Belakang (Vertebrata)

25

Klasifikasi Manusia

Tidak ada komentar: