Minggu, 04 Desember 2022

Roda dan Poros

 

A. Roda dan Poros  termasuk Pesawat Sederhana

Roda dan poros pada pedal sepeda

Kamu tentunya sudah tidak asing lagi dengan sepeda, bahkan sebagian besar di antara kamu pasti pernah menggunakannya. Roda gigi (gear) dan ban pada sepeda adalah salah satu contoh pesawat sederhana yang tergolong roda dan poros. Roda gigi berfungsi sebagai pusat pengatur gerak roda sepeda yang terhubung langsung dengan roda sepeda, sedangkan roda sepeda menerapkan prinsip roda berporos untuk mempercepat gaya saat melakukan perjalanan.

Roda merupakan benda yang umum kita jumpai pada kehidupan sehari-hari. Roda sangat meringankan pekerjaan manusia. Roda merupakan salah satu jenis pesawat sederhana yang menggunakan prinsip menghubungkan roda pada sebuah poros yang dapat diputar secara bersamaan.

Roda dapat memperkecil gaya yang dibutuhkan untuk menggeser suatu benda dengan meminimalkan gaya gesek.


B. Penerapan Pesawat Sederhana Jenis Roda dan Poros

Gambar Contoh roda dan poros

Gambar di atas menunjukkan roda gigi pada sepeda motor sebagai contoh roda dan poros. Selain roda sepeda, contoh penerapan pesawat sederhana jenis roda dan poros adalah pada kursi roda, mobil, dan sepatu roda, gerobak, setir mobil, kapal, gerinda, peraut pensil, obeng.

Peraut pensil adalah contoh roda dan poros.
Peraut pensil adalah contoh roda dan poros.

Perhatikan baik-baik peraut pensil pada Gambar di atas. Dapatkah kamu mengenalinya sebagai pesawat sederhana? Apakah peraut itu mempermudah usaha kita? Peraut pensil itu terdiri dari dua lingkaran, roda (lingkaran besar) dan poros (lingkaran kecil). Engkol (Gambar A) sebenarnya berupa roda.

Jika kamu meraut pensil, kamu mengerahkan gaya kuasa kepada roda (kamu memutar engkol). Gambar B memperlihatkan roda yang lebih kecil, atau poros. Di dalam peraut pensil, poros dihubungkan dengan pisau peraut. Jika kamu mengerjakan gaya kepada roda dengan memutar engkol, poros akan berputar, dan pisau peraut akan meraut pensil.

Roda dan Poros adalah pesawat sederhana yang mengandung dua roda dengan ukuran berbeda yang berputar bersamaan. Gaya kuasa biasanya dikerahkan kepada roda yang besar, atau roda. Roda yang lebih kecil, yang disebut poros, mengerjakan gaya beban. Dapatkah kamu menemukan roda dan poros pada Gambar di bawah ini ?

Roda dan poros pada obeng
Roda dan poros pada obeng

C. Keuntungan Mekanis Roda dan Poros

Keuntungan mekanis yang diperoleh dari penggunaan roda akan memengaruhi kecepatan yang dihasilkan, nilainya adalah:

Roda dan poros pada obeng

dengan KM adalah keuntungan mekanis roda,

r roda merupakan jari-jari roda

r poros merupakan jari-jari poros.

 

Referensi

Ilmu Pengetahuan Alam SMP Kelas VIII. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia, 2021. Penulis: Okky Fajar Tri Maryana, Dkk. ISBN: 978-602-244-383-4

Contextual Teaching and Learning Ilmu Pengetahuan Alam: Sekolah  Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah Kelas VIII Edisi 4/ Rinie Pratiwi P,-Jakarta: Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional, 2008.  

Ilmu Pengetahuan Alam. SMP/MTs Kelas VIII Semester 1. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Edisi Revisi Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, 2017

Baca juga:

Bab 3 Usaha, Energi, Pesawat Sederhana   

01

 Usaha Memindahkan Benda

02

 Daya atau Laju Energi

03

 Simulasi Percobaan Daya

04

 Uji Usaha

05

 Pengertian Energi dan Ragamnya

06

 Energi Kinetik

07

 Energi Potensial

08

 Energi Mekanik

09

 Air Sebagai Sumber Energi Terbarukan

10

 Ragam Sumber Energi

11

 Uji Energi

12

 Manusia Membutuhkan Pesawat Sederhana

13

 Penggunaan Katrol

14

 Roda dan Poros

15

 Pemanfaatan Bidang Miring

16

 Penggunaan Pengungkit

17

 Penerapan Tuas pada Sistem Gerak Manusia

18

 Uji Pesawat Sederhana

19

 Soal Usaha, Energi, Pesawat Sederhana

20

 Membuat Kincir Air

Tidak ada komentar: