Kamis, 03 Februari 2022

Proses Pembentukan Tanah

  

1. Tanah berasal dari Pelapukan Batuan 

Tanah sangat penting bagi kehidupan dan organisme tanah yang ada di dalamnya. Pernahkah kamu berpikir dari manakah asal tanah? Atau, bagaimana proses pembentukan tanah? Tanah merupakan campuran dari batuan yang telah lapuk, penguraian bahan organik, mineral, air, dan udara. Tanah terbentuk karena adanya pelapukan fisikawi, kimiawi, dan pelapukan biologis.

Tanah berasal dari Pelapukan Batuan
Tanah berasal dari Pelapukan Batuan

Faktor fisik yang memengaruhi pelapukan adalah iklim, adanya sinar matahari, dan curah hujan. Faktor-faktor tersebut  memengaruhi suhu bumi sehingga membantu mempercepat pelapukan batuan. 

Selain itu, pelapukan secara biologis terjadi oleh adanya aktivitas mikroorganisme tanah. Jenis vegetasi tumbuhan juga memengaruhi proses pembentukan tanah. 

Pelapukan batuan secara kimiawi adalah proses pelapukan yang mengubah susunan zat yang terdapat pada mineral-mineral pembentuk batuan. Misalnya hidrasi, hidrolisa, dan lain sebagainya. 

Faktor lain yang memengaruhi pembentukan tanah adalah tipe batuan, topografi atau relief tanah suatu daerah, dan waktu. Tahukah kamu, untuk membentuk tanah setebal beberapa sentimeter saja dibutuhkan ribuan tahun?

 

2. Lapisan Tanah 

Pernahkah kamu melihat orang yang sedang menggali tanah? Ketika tanah digali sampai dalam, biasanya akan tampak lapisan-lapisan tanah (horizon tanah) yang memiliki gradasi warna yang berbeda seperti Gambar berikut.

Gambar Lapisan-Lapisan Tanah
Gambar Lapisan-Lapisan Tanah 

Pada bagian paling atas, tumbuhan memperoleh nutrisi berupa air dan mineral-mineral dari dalam tanah. Tanah bagian atas yang kaya nutrisi ini juga rentan kehilangan kandungan mineral dan nutrisi  karena beberapa kejadian alam seperti hujan dan banjir, terutama bila tidak ada tumbuhan yang hidup di atasnya. Untuk lebih memahami dampak yang terjadi pada tanah karena tidak adanya tumbuhan lakukanlah Aktivitas Peran Tumbuhan dalam Mencegah Erosi!

 

3. Teori Pembentukan Lapisan Tanah 

Proses pembentukan lapisan tanah dipengaruhi oleh iklim, suhu, topografi tanah, relief, dan kontur tanah. Aliran air, curah hujan, dan pergerakan lempeng bumi akan memengaruhi kontur tanah dan lapisan-lapisan tanah. Selama berjuta tahun siklus global seperti siklus hidrologi, dan siklus materi akan terkait satu sama lain dalam menentukan lapisan-lapisan tanah. 

Ada beberapa kemungkinan teori tentang terbentuknya lapisan tanah, yaitu secara superposisi, horizontal, dan lateral. 

1. Superposisi, merupakan pembentukan lapisan tanah, dalam hal ini lapisan bawah merupakan batuan yang terbentuk lebih tua dibandingkan dengan lapisan atasnya karena lapisan bawah terbentuk terlebih dahulu.

Ilustrasi Terjadinya Superposisi. Tampak seperti Tumpukan Koran, Semakin ke Atas Merupakan Lapisan Baru
Ilustrasi Terjadinya Superposisi. Tampak seperti Tumpukan Koran, Semakin ke Atas Merupakan Lapisan Baru 

2. Horizontal, merupakan pembentukan lapisan tanah akibat butiran sedimen mengendap di dasar perairan karena gaya gravitasi. Seiring dengan waktu, lapisan horizontal ini kemudian dapat menjadi lapisan batuan. Terkadang lapisan batuan juga ditemukan dalam posisi vertikal. Hal tersebut terjadi karena pergerakan bumi sehingga secara perlahan mengubah posisi horizontal menjadi vertikal. 

Ilustrasi Terjadinya Lapisan Tanah Secara Horizontal
Ilustrasi Terjadinya Lapisan Tanah Secara Horizontal

3. Lateral, merupakan teori yang menyatakan bahwa lapisan tanah terjadi ketika lapisan sedimen terbentuk semuanya meluas ke segala arah secara horizontal. Kemudian, terjadi pemisahan yang dapat disebabkan oleh erosi atau gempa bumi sehingga terbentuk lapisan tanah secara lateral.

Ilustrasi Terjadinya Lapisan Tanah secara Lateral
Ilustrasi Terjadinya Lapisan Tanah secara Lateral

Referensi:

Ilmu Pengetahuan Alam. SMP/MTs Kelas IX Semester 2. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Edisi Revisi Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, 2017

Gambar Tanah berasal dari Pelapukan Batuan: Pixabay.com 

Baca juga:

Tanah dan Keberlangsungan Kehidupan

01

Tanah dan Keberlangsungan Kehidupan

02

Peran Tanah bagi Kehidupan

03

Pengamatan Organisme Tanah

04

Organisme tanah

05

Peran Organisme Tanah

06

Menentukan Tekstur Tanah

07

Mengetahui Sifat Tanah

08

Proses Pembentukan Tanah

09

Peran Tumbuhan dalam Mencegah Erosi

10

Komponen Tanah

11

Mengidentifikasi Komponen Penyusun Tanah

12

Mengetahui Kandungan Air pada Tanah

13

Mengidentifikasi Tingkat Kesuburan Tanah

14

Pertanian Organik

15

Erosi Tanah dan Pencegahannya

16

Upaya Menjaga Kelestarian Tanah

Tidak ada komentar: