Kamis, 20 Januari 2022

Peranan Ion Bagi Manusia

  

Ion sangatlah penting bagi kehidupan. Manusia tidak akan dapat hidup tanpa adanya ion-ion. Masih ingatkah kamu apa fungsi ion kalsium (Ca2+) pada sistem peredaran darah manusia? Ion kalsium sangat penting dalam pembekuan darah, ketika terjadi luka pada tubuh kita. Tanpa ion kalsium, pembekuan darah tidak dapat berlangsung. Darah akan terus keluar dari tubuh sehingga dapat mengakibatkan kematian. Selain berperan dalam pembekuan darah, ion juga sangat penting dalam transpor gas oksigen (O2) dan gas karbon dioksida (CO2) dalam tubuh.

Gambar Mekanisme Transpor Gas Oksigen dan Gas Karbon Dioksida dalam Tubuh Manusia
Gambar Mekanisme Transpor Gas Oksigen dan Gas Karbon Dioksida dalam Tubuh Manusia

 
 

Karbon dioksida (CO2) yang berada di jaringan tubuh diambil dan disalurkan menuju paru-paru melalui tiga cara

a. Karbon dioksida larut dalam plasma darah dan sel darah.

b. Karbon dioksida berikatan dengan hemoglobin (Hb) membentuk HbCO2.

c. Karbon dioksida bereaksi sehingga terbentuk ion bikarbonat (HCO3). Agar dapat melakukan proses tersebut dengan baik, tubuh juga memerlukan ion klorida (Cl–).

 

Setelah kamu membaca peranan ion dalam sistem peredaran darah dan transpor gas dalam tubuh manusia tentunya kamu semakin takjub dan kagum akan kekuasaan Tuhan Yang Maha Esa bukan? Betapa hebat Tuhan kita yang telah mendesain mekanisme-mekanisme rumit dalam tubuh kita. Kita juga tidak boleh sombong, karena manusia itu sesungguhnya sangatlah lemah dan tidak berdaya. Bayangkan hanya tanpa satu jenis ion, misalnya ion klorida (Cl-), niscaya manusia tidak akan dapat hidup karena tidak ada ion yang membantu transpor gas di dalam tubuh.

 

Tahukah kamu bahwa ion-ion juga dapat digunakan untuk membunuh bakteri dan virus? Pernahkah kamu mendengar Air Conditioner (AC) Plasma Cluster?  Alat ini merupakan salah satu pendingin ruangan yang juga dapat menghasilkan ion-ion, di antaranya ion H+ dan ion O2-. Berdasarkan hasil penelitian oleh ilmuwan Jepang  ion-ion tersebut dapat membunuh bakteri Escherichia coli, Micrococcus pyogenes, dan virus influenza. Mekanisme pembunuhan bakteri dan virus ini terjadi melalui reaksi antara dua ion O2- dan dua ion H+.  Kedua ion ini bereaksi menghasilkan hidrogen peroksida (H2O2) pada lapisan luar sel bakteri atau pada permukaan virus. Hidrogen peroksida memiliki energi potensial yang tinggi dan mampu merusak dinding sel bakteri dan selubung protein virus, sehingga bakteri dan virus akan mati.

 

Referensi:

Ilmu Pengetahuan Alam. SMP/MTs Kelas IX Semester 2. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Edisi Revisi Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, 2017


 Baca juga:

Partikel Penyusun Benda dan Makhluk Hidup

01

Partikel Penyusun Benda dan Makhluk Hidup

02

Partikel dalam Benda dan Makhluk Hidup

03

Mengidentifikasi Perbedaan Zat dalam Benda dan Makhluk Hidup

04

Partikel Subatom

05

Perkembangan Teori Atom

06

Mikroskop Elektron

07

Sinar Roentgen

08

Nomor  Atom dan Nomor Massa

09

Garam Beriodium

10

Mengukur Umur Fosil

11

Konfigurasi Elektron

12

Membuat Model Atom Bohr

13

Ion dan Ikatan Ion

14

Peranan Ion Bagi Manusia

15

Identifikasi Unsur

16

Mengidentifikasi Unsur Melalui Pembakaran

17

Sifat Zat dan Hubungannya dengan Partikel Penyusun dan Strukturnya

18

Mengidentifikasi Berbagai Jenis Bahan dan Pemanfaatannya

19

Sifat Fisika Zat

20

Sifat Kimia Zat

Tidak ada komentar: