Tampilkan postingan dengan label Kelangsungan Hidup Organisme. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kelangsungan Hidup Organisme. Tampilkan semua postingan

Rabu, 03 Agustus 2011

Perkembangbiakan Pada Mahkluk Hidup

Perkembangbiakan pada mahkluk hidup digunakan untuk melestarikan jenisnya. Adapun perkembangbiakan secara alami dibedakan menjadi dua, yaitu Perkembangan Generatif dan Perkembangbiakan Vegetatif.

1. Perkembangbiakan Generatif
Perkembangbiakan generatif adalah peleburan sel kelamin jantan (sperma) dengan sel kelamin betina (sel telur).

Beberapa macam cara perkembangbiakan generatif antara lain:
Berkembangbiak dengan biji
Berkembangbiak dengan biji

a. Perkembangbiakan dengan biji pada tumbuhan, contoh: tanaman kacang.

Ayam berkembangbiak dengan telur
Ayam berkembangbiak dengan telur

b. Perkembangbiakan dengan bertelur atau ovipar, contohnya pada ayam.

Berkembangbiak dengan beranak Lumba-lumba berkembangbiak dengan beranak
Lumba-lumba berkembangbiak dengan beranak

c. Perkembangbiakan dengan beranak atau vivipar. contohnya pada Lumba-lumba.

Kadal berkembangbiak secara Ovovivipar
Kadal berkembangbiak secara Ovovivipar

d. Perkembangbiakan dengan menghasilkan telur yang sudah berkembang di dalam tubuh induknya (ovovivipar). Contohnya pada hewan kadal 


2. Perkembangbiakan Vegetatif
Perkembangbiakan secara vegetatif adalah perkembangbiakan yang tidak melibatkan sel kelamin atau tidak terjadi perkawinan. 

Beberapa macam cara perkembangbiakan vegetatif adalah:

Amoeba membelah diri
Amoeba membelah diri
 
a. Membelah diri.  Contohnya pada amoeba

Pisang berkembangbiak dengan Tunas
Pisang berkembangbiak dengan Tunas

b. Membentuk tunas,  Contohnya pada tumbuhan Pisang

Kentang berkembangbiak dengan Umbi Batang
Kentang berkembangbiak dengan Umbi Batang

c. Menggunakan Umbi batang,  Contohnya pada kentang

Bawang merah berkembangbiak dengan Umbi Lapis
Bawang merah berkembangbiak dengan Umbi Lapis

d. Menggunakan umbi lapis, contohnya pada bawang merah

Tanaman Jahe berkembangbiak dengan Rhizoma
Tanaman Jahe berkembangbiak dengan Rhizoma

e. Menggunakan Rhizoma,  Contoh : tanaman jahe.

Penyusun: Arrazak Dananjaya,  9I,  SMPN 1 Adiwerna, 2011.
Referensi: Deni Ganawati dkk, bse belajar IPA kelas 9.  Pusat perbukuan departemen pendidikan nasional dan Gambar dari google images

Jumat, 22 Juli 2011

Adaptasi Makhluk Hidup

1.Pengertian
 
     Adaptasi adalah kemampuan makhluk hidup untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan hidupnya. Ada beberapa cara penyesuaian diri yang dapat dilakukan, yaitu dengan cara penyesuaian bentuk organ tubuh, penyesuaian kerja organ tubuh, dan tingkah laku dalam menanggapi perubahan lingkungan. Dari pengertian adaptasi tersebut, ada tiga macam bentuk adaptasi, yaitu: adaptasi fisiologi,   adaptasi tingkah laku, dan  adaptasi morfologi.

2. Jenis-Jenis Adaptasi

a. Adaptasi fisiologi

Bison
Bison

Adaptasi fisiologi adalah penyesuaian diri makhluk hidup melalui fungsi kerja organ-organ tubuh supaya bisa bertahan hidup. Adaptasi ini berlangsung di dalam tubuh sehingga sulit untuk diamati.

Ikan air laut menghasilkan urine yang lebih pekat dibandingkan dengan ikan sungai. Mengapa demikian? Hal ini dikarenakan kadar garam air laut lebih tinggi dari pada kadar garam air tawar. Akibatnya, kadar garam dalam darahnya menjadi tinggi sehingga untuk mengurangi kepekatan cairan dalam tubuhnya, ikan mengeluarkan urine yang pekat.

  Hewan-hewan herbivor beradaptasi terhadap makanan secara fisiologis. Sapi, kambing, kerbau, domba, bison merupakan contoh hewan herbivora yang dapat mencerna zat makanan di dalam lambung. Rayap dan Teredo navalis yang hidup di kayu galangan kapal dapat mencerna kayu dengan bantuan enzim selulose. Selain hewan, manusia dan tumbuhan dapat beradaptasi dengan lingkungannya secara fisiologis.

b. Adaptasi tingkah laku

Lumba-lumba
Lumba-lumba

Adaptasi tingkah laku adalah penyesuaian diri terhadap lingkungan dengan mengubah tingkah laku supaya dapat mempertahankan kelangsungan hidupnya. Pernahkah kamu melihat kucing? Kucing mengincar mangsanya dengan cara mendekam. Ketika mangsa mendekat dan lengah, maka kucing akan meloncat dan menerkam mangsanya. Tingkah laku demikian untuk menghemat energi. Paus naik ke permukaan air ketika akan mengambil oksigen untuk pernapasannya.

c. Adaptasi morfologi

Bebek
Bebek

Adaptasi morfologi adalah penyesuaian makhluk hidup melalui perubahan bentuk organ tubuh yang berlangsung sangat lama untuk kelangsungan hidupnya. Adaptasi ini sangat mudah dikenali dan mudah diamati karena tampak dari luar. Coba kamu perhatikan gambar disamping. Kaki itik memiliki selaput di antara jari-jarinya. Selaput ini berfungsi untuk berenang di air.

Selain hewan, tumbuhan juga beradaptasi dengan lingkungannya melalui bentuk tubuhnya. Pernahkah kamu memperhatikan teratai? Tumbuhan ini memiliki daun yang lebar dan tipis, sehingga mempercepat penguapan. Batangnya memiliki rongga berisi udara, sehingga dapat terapung di atas air dan akarnya relatif panjang. Teratai beradaptasi dengan lingkungan air. Tumbuhan yang hidup di air disebut hidrofit. 

Ada hidrofit, berarti ada xerofit dan higrofit. Apa yang kamu ketahui tentang xerofit dan higrofit? Xerofit adalah tumbuhan yang hidup di lingkungan kering. Tumbuhan ini memiliki batang yang tebal untuk menyimpan air, daun tereduksi menjadi duri dan memiliki kultikula, akar panjang dan menyebar luas sehingga dapat menyerap air dari daerah yang luas. Contohnya kaktus dan kurma.

Referensi :
Elok Sudibyo, dkk. 2008. Bse Mari Belajar IPA kelas IX. Jakarta : Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional
Gambar dari Google Images
 
Identitas Penulis:
Nama              : Moh. Ari Robius Zaman
No/Kelas         : 19/IX H
No.                  : 19
Sekolah          : SMP N 01 Adiwerna, tahun 2011-2012