Jumat, 27 Mei 2011

Teknologi Reproduksi

A. Pembastaran (Perkawinan Silang/Hibridisasi)
Hasil Hibridisasi

Penjelasan:
1. Perkawinan dua individu beda jenis kelamin, lain varietas, tergolong dalam satu spesies.
2.Tujuannya untuk memperoleh keturunan yang memiliki sifat unggul.
3. Contoh: Mangga Arumanis buah banyak disilangkan dengan mangga manalagi buah besar diharapkan memperoleh keturunan mangga dengan buah besar dan manis.





B. Inseminasi Buatan (Kawin Suntik)
Inseminasi Buatan
Penjelasan:
1. Teknik  memasukkan sperma kedalam alat kelamin betina dengan alat serupa suntikan.
2. Tujuan: untuk memperoleh bibit unggul dengan biaya murah, sebab hewan jantan yang memiliki sifat unggul hanya diambil spermanya, jadi hanya beli sperma dan tidak perlu beli induk pejantan.
3. Contoh: kawin suntik sapi betina lokal dengan sapi jantan unggul berbadan gemuk dan besar dari australia.





C. Kultur Jaringan
Kultur Jaringan
Penjelasan:
1. Menumbuhkan sel atau jaringan tumbuhan menggunakan medium buatan yang berisi hormon dan zat makanan tumbuhan.
2. Tujuan: untuk memperoleh bibit tumbuhan dengan jumlah yang sangat banyak, dengan kwalitas yang sama, waktu cepat, mempunyai sifat serupa dengan induknya.
3. Contoh: kultur jaringan pada tanaman kelapa sawit, jati mas, coklat, anggrek.






D. Bayi Tabung (Fertilisasi in Fitro)
Ilustrasi Bayi Tabung
     
Penjelasan:
1. Mempertemukan sel sperma dan sel telur diluar tubuh induk betina, tempat mempertemukan menggunakan "tabung",  bila terjadi fertilisasi/pembuahan maka terbentuklah Zigot.
2. Zigot dipindah kedalam rahim tubuh induk betina, maka akan tumbuh dan berkembang dan siap lahir.
3. Contoh: upaya pengembangbiakan harimau jawa, komodo, dan membantu suami istri yang kesulitan memperoleh keturunan.




E. Kloning (Pengklonaan)
Kloning









Penjelasan:
1. Dilakukan dengan cara: sel telur dibuang intinya, disatukan dengan inti sel yang berasal dari sel tubuh.
2. Termasuk perkembangbiakan vegetatif karena tidak melibatkan sel sperma.
3. Contoh: domba dolly









F. Organisme transgenik 

Organisme transgenik
     

 Penjelasan
1. Dilakukan dengan cara menyisipkan gen pada kromosom organisme tertentu. Tekniknya disebut rekombinasi gen, organismenya disebut organisme transgenik.
2. Contoh: Padi yang disisipi gen pembentuk vitamin A menghasilkan padi yang banyak mengandung Vitamin A






G. Okulasi

Hasil Okulasi

 Penjelasan
1. Dilakukan dengan menyambung batang dua tanaman sejenis yang berbeda sifatnya,
2. Atau menempelkan mata tunas pada tanaman lain (grafing)
3. Contoh: Sebatang "Tanaman Hias" memiliki tiga macam bunga merah, kuning dan putih dalam satu pohon. 





H.  Mencangkok

hasil cangkok
 

Penjelasan:
1. Perbanyakan tanaman dengan menggunakan cabang yang masih berada pada pohon induk.
2. Caranya: kulit pohon dikupas, dibuang kambiumnya yang seperti lendir, kemudian batang pohon yang sebagian sudah dikupas ditutup dengan tanah subur, menggunakan plastik untuk membungkusnya, plastik dilubangi untuk menyiram air pada cangkokan.
2. Contoh: mangga, jeruk, delima, jambu, salak, pakis, pinang hias.




I. Setek

Hasil Setek
 

Penjelasan:
1. Dilakukan dengan menanam potongan bagian tubuh tumbuhan seperti batang dan daun.
2. Contoh: ubi jalar, ubi kayu, vanili dan teh.









J. Merunduk/Layering
Merunduk
Penjelasan:
1. Dilakukan dengan membengkokkan cabang tanaman dan membenamkannya dalam tanah. Bila akar sudah tumbuh, maka batang induk dipotong.
2. Contoh: melati, apel, alamanda.







Sumber:
Budi Prasodjo,dkk. 2007. IPA Terpadu Klas 9. Jakarta: Yudhistira
Gambar dari Google Image

Artikel Bioteknologi
No
BIOTEKNOLOGI
Penulis
01
Semiyanto
02
Semiyanto
03
Semiyanto

2 komentar:

Anonim mengatakan...

gan,, mw tax apa sih sebenerx arti dari teknologi reproduksi?? cari dimana-mana kagak ada, truz okulasi,stek,mencangkok itu bukanx perkembangbiakan vegetatif y gan? apa bedax tuh sama teknologi reproduksi? makasih gan gambarx jelas banget :D

Blog Belajar IPA SMP mengatakan...

Perkembangbiakan (Reproduksi)

Berkembangbiak (Reproduksi) adalah memperbanyak diri untuk mempertahankan kelestarian jenisnya. Cara berkembangbiak sebagai berikut: (a) Secara kawin (generatif), yaitu perkembangbiakan yang melibatkan sel telur dan sel sperma. (b) Secara tak kawin (vegetatif), yaitu perkembangbiakan yang tidak melibatkan sel telur dan sel sperma, melainkan melibatkan sel tubuh.
Reproduksi Generatif mempunyai ciri: (1) memerlukan dua induk, yaitu induk jantan dan betina, (2) sifat anak bervariasi, atau berbeda dengan induknya. Reproduksi Vegetatif mempunyai ciri: (1) memerlukan satu induk, (2) sifat anak sama, atau identik dengan induknya.

Berkembangbiak (Reproduksi) dibedakan: (a) Reproduksi Alami, adalah perkembangbiakan yang terjadi dengan sendirinya, tanpa campur tangan manusia. (b) Reproduksi Buatan (Rekayasa Reproduksi / Teknologi Reproduksi) adalah perkembangbiakan yang terjadi dengan campur tangan manusia.

Reproduksi Generatif Alami contohnya pada kambing yang berkembangbiak dengan beranak, ayam yang berkembangbiak dengan telur, tanaman mangga yang berkembangbiak dengan biji. Sedangkan Reproduksi Generatif Buatan contohnya adalah pembastaran, inseminasi buatan, dan bayi tabung.
Reproduksi Vegetatif Alami contohnya adalah tanaman pisang yang berkembangbiak dengan tunas, tanaman kentang yang berkembangbiak dengan umbi batang, dan tanaman cocor bebek yang berkembangbiak dengan tunas adventif pada tepi daun. Sedangkan Reproduksi Vegetatif Buatan contohnya adalah stek, mencangkok.