Rabu, 30 Juli 2014

Backcross dan Testcross




Backcross adalah menyilangkan kembali keturunan dengan salah satu induknya. Jika persilangan terjadi diantara keturunan dengan induk galur murni (homozigotik) resesif, maka disebut testcross (uji silang).

Kedua macam persilangan tersebut berguna untuk menentukan genotip keturunan hasil persilangan.

Backcross (disilangkan dengan induk dominan)

Tanaman Uji
Kacang Ercis Tinggi
Penyilangan
Kacang Ercis Tinggi x Kacang Ercis Tinggi
       ( ____ ? )                ( T T )
Keturunan
Semua kacang ercis berfenotip tinggi
Hasil
Karena semua keturunan berfenotipe tinggi, maka ada dua kemungkinan genotip kacang ercis, yaitu TT dan Tt 
                                     
Testcross (disilangkan dengan induk resesif)

Tanaman Uji
Kacang Ercis Pendek
Penyilangan
Kacang Ercis Tinggi x Ercis Pendek
       ( ____ ? )                ( tt )
Keturunan
1. kacang ercis tinggi   = 2 bagian (50%)
2. kacang ercis pendek= 2 bagian (50%)
Hasil
Dihasilkan kacang ercis pendek (tt), hanya mungkin bila kacang ercis yang diuji membawa gen t.
Sifat tinggi (50%) ditentukan oleh adanya gen dominan T. jadi kacang  ercis yang diuji bergenotipe Tt

Testcross pada Presilangan Dihibrid

Tanaman yang diuji (dicari Genotipe)
Tinggi, Biji Keriput (Genotipe ?)
Testcross
Tinggi, biji keriput       X   pendek, biji keriput
 (Ttbb atau TTbb ?)               ( ttbb)
Keturunan yang dihasilkan (kemung-kinannya)
Hasil 1
1. tinggi, biji keriput (Ttbb) = 1 bagian (50%)
2. pendek,biji keriput (ttbb) = 1 bagian (50%)

Hasil 2
Semua (100%) keturunan adalah tinggi
biji keriput ( Ttbb )

Referensi:
IPA SMP Klas 9. Yudhistira.2007.
http://4.bp.blogspot.com/-JsXhfg6mdNw/UqKnHi-DGbI/AAAAAAAAAOg/VJBfqXzoJ2o/s1600/TC.jpg

Sabtu, 26 Juli 2014

Istilah dan Simbol Genetika


1.   P : parental, induk, orang tua
2.   F1: keturunan pertama, anak
3.   F2: keturunan kedua, cucu
4.   Dominan: sifat yang menang, menutupi, muncul bila berpasangan dengan gen dominan atau resesif. Contoh: MM (merah)
5. Resesif: sifat yang kalah, tertutupi. bila resesif ketemu resesif muncul. Simbol huruf kecil, contoh: mm (warna putih, bila dominan merah)
6. Intermediat: sifat dominan dan resesif tersem bunyi bila homozigot, contoh: Mm (merah muda)
7.   Simbol untuk suatu gen (istilah pengganti untuk “faktor keturunan”) dikemukakan dengan sebuah huruf yang biasanya merupakan huruf pertama dari suatu sifat. Misalnya M = gen yang menyebabkan warna merah, sedangkan m = gen yang menyebab kan warna putih. Dalam hal ini merah dominan terhadap putih. Oleh karena itu, gen dominan diberi simbol dengan huruf besar, dan Gen yang resesif diberi simbol dengan huruf kecil.
8.   Genotipe suatu individu diberi simbol dengan huruf dobel, karena individu diploid. Misalnya: MM = genotipe untuk tanaman berbunga merah, sedangkan mm = genotipe untuk tanaman berbunga putih.
9.   Fenotipe = karakter (sifat) yang dapat kita amati (bentuk, ukuran, warna, golongan darah, dan lainnya).
10.  Homozigotik = sifat suatu individu yang genotipenya terdiri atas gen-gen yang sama dari tiap jenis gen (misalnya RR, rr, AA, AABB, aabb, dan sebagainya)
11. Heterozigotik = sifat suatu individu yang genotipenya terdiri atas gen-gen yang berlainan dari tiap jenis gen (misalnya Rr, Aa, AaBb, dan sebagainya).
12. Alel = anggota dari sepasang gen, misalnya: M = gen untuk warna bunga merah dan m = gen untuk warna bunga putih, T = gen untuk tanaman tinggi dan t = gen untuk tanaman rendah. M dan m satu sama lain merupakan alel, tetapi M dan t bukan alel.

Referensi
Buku IPA Kelas 9. Yudhistira. 2007