Selasa, 26 Juni 2012

Dasar dan Tingkatan Klasifikasi Organisme

Penjelasan Ragam, Tujuan, Manfaat, Dasar, dan Tingkatan Klasifikasi, adalah sebagai berikut:
Klasifikasi Lima Kingdom

1. Macam-macam Klasifikasi
  1. Sistem dua kingdom: Plantae, Animalia
  2. Sistem tiga kingdom: Monera, Plantae, Animalia
  3. Sistem empat kingdom: Monera, Fungi, Plantae, Animalia
  4. Sistem lima kingdom : Monera, Protista, Fungi, Plantae, Animalia
Penyusun: Robert H Whittaker ( 1969 )
Dasar      : tingkatan organisme, susunan sel, cara pemenuhan makanan
2. Tujuan Klasifikasi
 a.  Mendiskripsikan ciri-ciri mahluk hidup untuk membedakan tiap-tiap jenis, agar mudah dikenal.
  1. Mengelompokkan mahluk hidup berdasarkan persamaan ciri-cirinya.
  2. Mengetahui hubungan kekerabatan antar mahluk hidup.
  3. Mempelajari evolusi mahluk hidup atas dasar kekerabatannya.

3. Manfaat Klasifikasi

  1. Pengelompokan memudahkan kita mempelajari organisme yang  beranekaragam.
  2. Klasifikasi dapat digunakan untuk melihat hubungan kekerabatan antara mahluk hidup yang satu dengan yang lain.

4. Klasifikasi dilakukan berdasarkan

  1. Persamaan : misalnya kuda dan sapi tergolong vertebrata.
  2. Perbedaan  : misalnya  kuda berjari ganjil, sapi berjari genap.
  3. Manfaat : misalnya mawar, melati, kantil termasuk tanaman hias
  4. Ciri morfologi dan anatomi: misalnya  belalang dan jangkrik termasuk serangga.
  5. Ciri biokimia : misalnya pengelompokkan virus berdasarkan asam nukleat.

5. Macam-macam Klasifikasi

  1. Klasifikasi Sistem Alam: tumbuhan dikelompokkan 3 divisi, yaitu herba, semak dan pohon yang dikemukakan oleh Aristoteles.
  2. Klasifikasi Sistem Buatan: mengelompokkan tumbuhan atas dasar warna bunga, bentuk daun, yang dikemukakan oleh C. Linnaeus.
  3. Klasifikadi Sistem Filogenik: pengelompokkan berdasarkan jauh dekatnya antar organisme, yang dikemukakan oleh Charles Darwin.
Tingkatan Klasifikasi

6. Urutan Tingkatan Takson dalam Klasifikasi: dimulai dari tingkatan terendah ialah
  1. Spesies ( jenis ) : dapat melakukan perkawinan alami dan menghasilkan keturunan fertile (subur).
  2. Genus ( marga ) : beberapa spesies yang memiliki kesamaan ciri.
  3. Familia ( suku ) : anggotanya dari beberapa genus.
  4. Ordo ( bangsa ) : menghimpun beberapa familia.
  5. Classis ( kelas ) : kelompok beberapa ordo.
  6. Filum atau Divisio: himpunan beberapa kelas, filum untuk hewan dan divisio untuk tumbuhan.
  7. Kingdom ( kerajaan ) : tingkatan tertinggi.


    Sumber:
    Istamar, dkk. 2004. Biologi untuk SMA kelas X. Erlangga. Jakarta.
    Gambar dari Google Images


    Artikel Klasifikasi Organisme
    No
    KLASIFIKASI ORGANISME
    Penulis
    01
    Semiyanto
    02
    Semiyanto
    03
    Semiyanto
    04
    Semiyanto
    05
    Semiyanto
    06
    Semiyanto
    07
    Semiyanto
    08
    Meri Indah Setia

Rabu, 20 Juni 2012

Struktur Sel Pada Organisme Eukariotik


(1) Pengelompokkan Organisme, menurut Robert H Whittaker (1969), organisme dikelompokkan menjadi lima kingdom, yaitu: Monera, Protista, Fungi, Plantae, dan Animalia. Kingdom Monera termasuk Organisme dengan sel Prokariotik, sedangkan Kingdom Protista, Fungi, Plantae, dan Animalia termasuk Organisme dengan sel Eukariotik.

(2) Sel merupakan:
a.       Unit terkecil penyusun mahluk hidup (structural)
b.      Unit fungsional mahluk hidup untuk menjalankan fungsi kehidupan
c.       Sel mengandung materi genetik yang dapat diwariskan
d.      Setiap sel dapat melakukan kehidupan

Contoh Organisme dengan Struktur Sel Eukariotik

 (3) Struktur Sel Eukariotik, contohnya pada Sel Hewan dan Sel Tumbuhan
  1. Membran Plasma: berfungsi untuk melindungi isi sel, mengatur keluar masuknya molekul dan sebagai reseptor ( penerima ) rangsangan dari luar sel.
  2. Sitoplasma: berfungsi sebagai tempat penyimpanan bahan kimia dan tempat pertukaran zat berupa pembongkaran dan penyusunan zat-zat melalui reaksi-reaksi kimia.
  3. Nukleus: berfungsi sebagai pengendali seluruh kegiatan sel, pengatur pembelahan sel dan pembawa informasi genetic.
  4. Sentriol: dapat dilihat ketika sel membelah, berfungsi membentuk benang spindle, dan menarik kromosom ke kutub.
  5. Retikulum Endoplasma: banyak tedapat pada sel kelenjar, berfungsi menampung protein, mensitesis lemak, menetralkan racun, dan transportasi molekul antar sel.
  6. Ribosom: mensintesis protein.
  7. Kompleks Golgi ( pada hewan ) atau Diktiosom ( pada tumbuhan ), berfungsi mereaksikan protein dengan glioksilat, sehingga terbentuk glikoprotein untuk dibawa ke luar sel.
  8. Lisosom: berisi enzim lisozim yang berfungsi dalam pencernaan intra / dalam  sel.
  9. Badan Mikro: terdiri dari Peroksisom ( pada hewan ) dan Glioksisom ( pada tumbuhan ), Peroksisom mengandung enzim Katalase yang menguaikan hydrogen peroksida ( H2O2 ) menjadi Oksigen dan Air. Glioksisom mengandung enzim Katalase dan Oksidase untuk proses metabolisme lemak.
  10. Mitokondria: tempat menghasilkan energi ( ATP ).
  11. Mikrotubulus dan Mikrofilamen: berperan dalam pergerakan sel.
 Sel Hewan                                                     Sel Tumbuhan

4. Perbandingan Sel Hewan dan Sel Tumbuhan

No
Bagian Sel
Sel Tumbuhan
Sel Hewan
(1)
Dinding Sel
v
-
(2)
Membran Plasma
v
v
(3)
Organel Sel



a
Nukleus ( inti sel )
v
v
b
Retikulum Endoplasma (RE)
v
v
c
Ribosom
v
v
d
Badan Mikro Peroksisom
Glioksisom                        
v
v
v
-
e
Komplek Golgi (hewan) atau Diktiosom               
-
v
v
-
f
Mitokondria
v
v
g
Lisosom
-
v
h
Sentriol
-
v
i
Plastida
v
-
(4)
Vakuola
v
Kecil/tak ada
Keterangan: V = mempunyai,  -  = tidak mempunyai

Sumber:
Istamar, dkk. 2004. Biologi untuk SMA kelas XI. Erlangga. Jakarta.
Gambar dari Google Images

Artikel Organisasi Kehidupan

No
ORGANISASI KEHIDUPAN
Penulis
01
M. Alif R
02
Nur Afni Mafi L
03
Semiyanto
04
Semiyanto
05
Semiyanto
06
Semiyanto

Selasa, 19 Juni 2012

Struktur Sel Pada Organisme Prokariotik


(1) Pengelompokkan Organisme, menurut Robert H Whittaker (1969), organisme dikelompokkan menjadi lima kingdom, yaitu: Monera, Protista, Fungi, Plantae, dan Animalia. Kingdom Monera termasuk Organisme dengan sel Prokariotik, sedangkan Kingdom Protista, Fungi, Plantae, dan Animalia termasuk Organisme dengan sel Eukariotik. Contoh Organisme yang memiliki sel Prokariotik adalah Bakteri dan ganggang biru.

Bacteria

 (2) Sel Merupakan:
a.       Unit terkecil penyusun mahluk hidup (structural)
b.      Unit fungsional mahluk hidup untuk menjalankan fungsi kehidupan
c.       Sel mengandung materi genetik yang dapat diwariskan
d.      Setiap sel dapat melakukan kehidupan



(3) Struktur Sel Prokariotik:
a.       Dinding sel : berfungsi sebagai pelindung, pemberi bentuk, ada pori-pori untuk keluar masuk molekul.
  1. Membran Plasma: berfungsi mengatur lalu lintas molekul dan ion-ion dari dan kedalam sel.
  2. Sitoplasma : berfungsi untuk melakukan metabolisme sel.
  3. Mesosom : berfungsi sebagai penghasil energi.
  4. Ribosom : berfungsi sebagai tempat sintesis protein.
  5. DNA : berfungsi sebagai pembawa informasi genetic.
  6. RNA : berfungsi membawa kode-kode genetic sesusai dengan pesanan DNA.
Perbandingan Sel Prokariotik dan Eukariotik

(4) Perbandingan Sel Prokariotik dan Eukariotik
                 
No
Organel
Prokariotik
Eukariotik
A
Membran Plasma
v
v
B
Sitoplasma
v
v
C
Ribosom
v
v
D
Dinding Sel
v
-
E
Mesosom
v
-
F
Nucleus
-
v
G
Sentriol
-
v
H
Retikulum Endoplasma
-
v
I
Komplek Golgi
-
v
J
Lisosom
-
v
K
Badan Mikro
-
v
L
Mitokondria
-
v
Keterangan: V = mempunyai, -  = tidak mempunyai


Sumber:
Istamar, dkk. 2004. Biologi untuk SMA kelas XI. Erlangga. Jakarta.
gambar dari Google Images

Artikel Organisasi Kehidupan

No
ORGANISASI KEHIDUPAN
Penulis
01
M. Alif R
02
Nur Afni Mafi L
03
Semiyanto
04
Semiyanto
05
Semiyanto
06
Semiyanto